• Testing.

  • Testing.

  • Cloud Computing

  • Debian.

New Post

Rss

Showing posts with label Os Linux. Show all posts
Showing posts with label Os Linux. Show all posts
Saturday, March 14, 2015
Cara Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian

Cara Konfigurasi DHCP Server Pada Linux Debian

Untuk melakukan konfigurasi “DHCP Server”, Anda perlu mengetahui beberapa hal yaitu :
1. Lokasi direktori konfigurasi DHCP Server yaitu “/etc/dhcp”.,
2. Nama file konfigurasi DHCP Server yaitu “dhcpd.conf”.,
Untuk melakukan konfigurasi “DHCP Server”, editlah file “dhcpd.conf” seperti berikut :

Kemudian akan tampil jendela aplikasi editor file “vim” yang membuka file “dhcpd.conf” dan carilah script seperti berikut dan editlah juga seperti berikut :
















Berikut penjelasan dari script diatas :
  • “subnet 30.10.13.0” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat network dari segment IP 30.10.13.0/26, yang juga kemudian akan diguankan oleh “Client” yang menerima konfigurasi IP Address secara otomatis dari “DHCP Server”.,
  • “netmask 255.255.255.192” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat netmask dari segmen IP 30.10.13.0/26, yang juga kemudian akan diguankan oleh “Client” yang menerima konfigurasi IP Address secara otomatis dari “DHCP Server”.,
  • “range 30.10.13.5 30.10.13.62;” = Merupakan script yang mendefinisikan jumlah IP Address yang akan dialokasikan untuk “Client”, yang terkoneksi atau menerima konfigurasi IP Address secara otomatis dari “DHCP Server”.,
  • “option domain-name-servers 30.6.13.2, 202.134.1.10;” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat DNS Server ISP ataupun alamat DNS Server Lokal, yang juga nantikan akan digunakan oleh “Client” yang menerima konfigurasi IP address secara otomatis dari “DHCP Server”.,
  • “option domain-name “hasliana.opstechno.org”;” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat subdomain dan domain yang menafsirkan alamat IP DNS Server lokal.
  • “option routers 30.10.13.1” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat gateway yang akan digunakan oleh “Client” yang menerima konfigurasi IP Address secara otomatis, dan disesuikan pula dengan segmen IP yang dialokasi, atau dalam artian antara IP Address dengan IP Gateway harus satu segmen.
  • “option broadcast-address 30.10.13.63” = Merupakan script yang mendefinisikan alamat broadcast dari segmen IP Address yang digunakan oleh “Client”, yang menerika konfigurasi IP Address secara otomatis dari “DHCP Server”.
    Setelah file konfigurasi “DHCP Server” telah dikonfigurasi dengan baik sesuai dengan fungsi dari script yang terdapat pada file konfigurasi “DHCP Server”, kemudian simpan file tersebut, dan jalankan perintah “Restart Service DHCP Server” seperti berikut :






Jika output dari perintah “Restart Service DHCP Server” seperti diatas, dibagian “starting service” terdapat tulisan “ok”., maka dapat dinyatakan bahwa tidak ada konfigurasi yang bermasalah atau segmen IP Address yang dikonfigurasi pada DHCP Server sudah sesuai dengan konfigurasi IP Address.
Kemudian untuk pengujian “DHCP Server” di “Client”, akan dilakukan pada saat “Access Point” sudah disetting dan sudah siap untuk digunakan oleh “Client”.
no image

Perbedaan “user root” dengan “direktori “/” (root)

Hal ini mungkin dapat bermanfaat bagi para pembaca. Memang pada sistem oeprasi berbasis Linux, terkadang orang yang awam sulit untuk membedakan, mana yang dimaksud dengan user root dan mana yang dimaksud dengan direktori “/” (root)., akan tetapi hal ini, dapat dimaklumi, sebab Linux adalah sistem operasi yang dirancang agar dapat memberikan pengguna motivasi untuk terus mengembangkan sistem operasi berbasis linux. Berikut perbedaan antara “user root” dengan “direktori “/” (root)” :

  • “user root” merupakan user yang terdaftar pada sistem secara otomatis dan pada saat proses instalasi, tidak terdapat proses pembuatan “user root”, namun hanya diberikan menu untuk menentukan password “user root”. “user root” dalam sistem operasi berbasis linux adalah sebagai user yang memilih hak akses penuh terhadap sistem, dengan “user root” Anda dapat melakukan apapun terhadap Sistem.
  • “Direktori “/” (root)” merupakan direktori inti dari sistem operasi berbasis linux. Direktori ini bisa dikatakan induk dari segala direktori, sub direktori, maupun sub-sub direktori yang terdapat pada sistem linux. Direktori ini ditandai dengan tanda “slash” (“/”), bukan tertuliskan “root”.
    Intinya, yang disebut “root” dalam sistem operasi berbasis linux, adalah hal yang induk atau hal yang memiliki hak akses penuh terhadap sistem.
no image

Perbedaan Root dengan User Pada Linux Debian

Perbedaan user “root” dengan user “biasa”
Perbedaan antara “user biasa” dengan “user root” yaitu bisa dibedakan dengan beberapa hal berikut :
    • root@yna01~# = tulisan “root” disini menandakan bahwa Anda login sebagai user root;
    • root@yna01:~# = tanda “#” (pagar) disini menandakan bahwa Anda login sebagai user root.
    • tkj@yna01:~$ = tanda “$” (S Dollar) menandakan bahwa Anda login sebagai user biasa;
    • tkj@yna01~$ = tulisan “tkj” disini, menandakan bahwa Anda login sebagai user “anha” atau user biasa.
      Tuesday, January 7, 2014
      no image

      Sejarah Singkat Perkembangan OS Linux dan Jenis-Jenis Linux

      Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.

      Namanya Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.
      Linus Torvalds


      Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.

      Sejarah Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an.

      Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :

      •     Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
      •     Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas
      •     Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir.
      •     Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan

      Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
      Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.

      Tak seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang beliau ciptakan ini.

      Jenis-Jenis Linux:

      •     Debian Linux
      •     Redhat Linux
      •     Mandrake Linux
      •     Caldera Linux
      •     Slackware Linux
      •     SuSE Linux
      •     Corel Linux
      •     Turbo Linux
      •     Ubuntu Linux
      Thursday, March 21, 2013
      no image

      Untuk Menjalankan Program Windows di Linux WINEHQ

      WINEHQ
      WineHQ resmi meluncurkan Wine 1.2 versi Stable pada Juli tahun lalu. Bagi yang belum mengetahui apa itu Wine, aplikasi ini mampu membuat OS Linux (Ubuntu, Mint,dll), Machintosh, Solaris, ataupun FreeBSD dapat menjalankan program atau applikasi Microsoft Windows tanpa perlu menginstall Windows itu sendiri. (Konsepnya mirip Virtual PC, tapi dengan teknologi yang berbeda)

      Di versi Wine terbaru, banyak fitur-fitur yang ditawarkan diantaranya:

      Support applikasi 64-bit dan dapat menjalankan applikasi 64-bit di Linux 32-bit
      Menampilkan Built in icon pada file applikasi
      Fitur copy paste antar applikasi di Linux dan Windows
      Kemampuan menjalankan file instalasi MSI
      Implementasi mendalam dari d3dx9.dll dan OpenGL untuk grafik yang lebih baik

      Untuk changelog / perubahan versi mendetail bisa lihat disini
      Wednesday, March 20, 2013
      no image

      Sejarah Perkembangan Linux

      Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.

      Dalam waktu singkat UNIX berkembang secara pesat dan terpecah dalam dua aliran: UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Akan tetapi, standarisasi ini tidak meredakan persaingan. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.


      Salah satu diantaranya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.


      Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.


      Berawal dari sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.



      Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987. Minix pada saat itu merupakan suatu proyek pelajaran di kelasnya waktu itu yang menyerupai sistem UNIX.






      Sejarah Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai pada saat itu.


      Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober 1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).


      Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :
      Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
      Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
      Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir.
      Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan


      Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.


      Pengembangan kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU. Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.


      LINUX DAN PINGUIN TUX




      Tak seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan sistem operasi yang beliau ciptakan ini.




      TUX, nama seekor pinguin yang menjadi logo maskot dari linux. TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).


      Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.



      semoga bermamfaat , jangan lupa tinggalkan komentar anda !
      Sejarah Sistem Operasi Linux

      Sejarah Sistem Operasi Linux



      Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.


      Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

      Linux dikembangkan oleh Linus Torvalds yang pada saat itu merupakan mahasiswa di Finlandia pada tahun 1991. Linux adalah varian dari system operasi Unix yang sangat popular saat ini. Linux diinspirasi dari Minix (Mini Unix), dan dilandasi oleh beberapa software dari GNU.

      Perkembangan versi Linux :

      - versi pertama Linux 0.10 pertama kali dipublikasikan pada November 1991

      - versi 0.11 pada Desember 1991

      - pada versi 0.13 Linux sudah lebih stabil dan diubah versinya menjadi versi 0.95

      - kini Linux berkembang secara cepat


      Utilitas dasar yang ada pada Linux hampir selalu berasosiasi dengan utilitas yang ada pada Unix, karena sebagian pengembangnya berlatar belakang dari Unix, dan memiliki aplikasi yang ada di Unix yang kemudian dibawa ke Linux. Utilitas ini dikembangkan di bawah lisensi GNU.

      Hal yang membedakan Linux dengan sistem operasi lainnya adalah harga. Linux gratis.Linux disusun berdasarkan standard sistem operasi POSIX, yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding Unix lain pada hardware yang sama. Dan UNIX memiliki kelemahan, yaitu tidak bersifat free. MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis.


      Linux membedakan file menjadi tiga jenis:
      File biasa adalah file yang ada di dalam sitem yang berisi data, teks, atau perintah perintah untuk computer.
      File direktori adalah file yang berisi informasi tentang struktur penyimpanan file dalam direktori dalam bentuk tree yang disebut dengan direktori.
      File khusus adalah file yang digunakan oleh system, berisi data atau system device yang digunakan oleh system.

      Nama direktori dan file dalam Unix dan Linux memiliki panjang (jumlah karakter) yang lebih dari cukup, biasa dari 1-255 karakter.

      Nama file terdiri atas kombinasi karakter, angka, dan tanda baca tertentu.

      Nama file tidak boleh mengandung tanda baca seperti / dan tidak bisa memiliki tanda “ (kutip, quote). Tanda “/” digunakan untuk menunjukkan direktori.


      Struktur direktori

      Hirarki struktur direktori dalam Unix seperti struktur pohon yang terbalik. Root direktori dilambangkan dengan / merupakan direktori tertinggi, yang kemudian memiliki direktori di bawahnya seperti bin, dev, etc, lib, tmp, usr dan home.


      Perbandingan Linux dengan Windows


      Linux Windows
      Linux dikembangkan dengan menggunakan konsep open source. Ini berarti bahwa kode program dari Linux terbuka untuk semua orang yang ingin mengembangkannya.
      Operating system yang agak sulit untuk dipelajari terutama bagi yang tidak mempunyai dasar komputer yang kuat
      Stabilitas, Linux sangat luar biasa stabil, jika dikonfigurasi dengan benar, system linux akan hidup terus menerus hingga hardwarenya tidak memadai (rusak)
      Hardware dan softwarenya belum sebanyak pada windows
      Lebih aman, dan Linux juga mewarisi tradisi UNIX dengan mendukung adanya file permission (izin file), yang dapat mencegah pengubahan atau penghapusan file tanpa izin dari pemiliknya, karena itu, virus pada dasarnya tidak dikenal di dunia linux. Harga licensi yang mahal Windows xp $295,Office$362, OS server $3585
      And user artinya orang yang awam tentang komputer bisa menjalankannya.
      windows yang memerlukan reboot berkala untuk menjaga stabilitas.
      Banyak didukung oleh vendor hardware dan software
      Sistem security yang lemah dan mudah dijebol oleh para hackers

      .::source internet::.


      SALAM IT



      jangan lupa tinggalkan komentar anda :) !


      semoga bermamfaat, posting ini kurang bermamfaat tanpa komentar anda :)
      Copyright © 2015 TKJ SMKN 2 SIDENRENG All Right Reserved
      Modification Design by Team IT TKJ. And Ahmad Fuad